Terkini
Jelajahi 🔍

Laher Roda Motor Oblak: Ciri, Bahaya, dan Waktu Gantinya

Oleh Tim Redaksi OtoTerkini18 September 202614 menit bacaPerawatan
Laher Roda Motor Oblak: Ciri, Bahaya, dan Waktu Gantinya
Foto: laher bola alur dalam (deep groove ball bearing) tipe 6304 dalam keadaan terbuka, memperlihatkan bola, sangkar, dan alur luar yang mulai berkarat, oleh R. Henrik Nilsson; gambar dipotong ke rasio 16:9. Sumber: Wikimedia Commons, lisensi CC BY 4.0
Jawaban singkatKalau roda motor Anda terasa goyang saat digoyang kiri dan kanan dalam posisi standar tengah, itu tanda paling jelas laher roda sudah oblak. Astra Honda menyatakannya tanpa syarat: jika roda terasa goyang atau oblak, maka bearing ban motor sudah rusak. Gejala pendampingnya berupa bunyi dengung yang makin keras seiring bertambahnya kecepatan, getaran di setang atau bodi, putaran roda yang terasa kasar saat diputar manual, dan menurut Suzuki kemudi yang terasa berat atau berat sebelah sehingga sulit dibelokkan. Bedanya dengan shock breaker yang masih bisa diservis, laher roda tidak punya jalan tengah. Astra Honda menegaskan bahwa bearing roda sepeda motor yang rusak tidak bisa diperbaiki, jadi bila mengalami kerusakan harus segera diganti dengan yang baru, dan menurut bengkel yang dikutip GridOto penggantiannya harus berbarengan kiri dan kanan atau satu set. Soal biaya, tidak ada tarif resmi nasional; sebagai contoh nyata, GridOto mengutip bengkel resmi Yamaha Era Motor Pasar Minggu yang mematok jasa ganti bearing as roda belakang NMAX sekitar Rp150 ribuan sementara roda depan hanya Rp30 ribu, dengan harga bearing belakangnya sendiri sekitar Rp34 ribuan. Untuk pencegahan, Astra Honda menyarankan pemeriksaan setiap 4.000 km atau sesuai buku panduan pemilik.

Laher roda adalah komponen yang paling murah harganya tetapi paling mahal akibatnya kalau diabaikan. Namanya jarang disebut sampai motor mulai terasa aneh: ada dengung halus yang muncul di kecepatan tertentu, setang terasa bergetar, atau motor terasa "membuang" saat menikung. Banyak pemilik menunda karena gejalanya samar dan motor masih bisa jalan. Padahal Astra Honda mengingatkan bahwa permasalahan yang muncul akibat kerusakan bearing tidak cuma menimbulkan ketidaknyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya, karena jika bearing bermasalah atau rusak ban akan terasa oleng dan motor akan sulit dikendalikan. Artikel ini menata urusannya dari sisi yang paling praktis: cara mengenali laher motor yang sudah oblak, mengujinya sendiri di rumah tanpa alat, memahami kenapa komponen ini tidak bisa diservis, sampai menakar apakah penawaran biaya di bengkel masuk akal. Semuanya bersandar pada keterangan resmi Astra Honda, Suzuki, dan Yamaha, ditambah angka contoh dari bengkel yang dikutip media otomotif.

Patokan cepat Tes paling cepat: standar tengah, pegang roda atas dan bawah, goyangkan kiri dan kanan. Ada speling berarti laher oblak (Astra Honda). Gejala pendamping: dengung yang makin keras saat kecepatan naik, getaran di setang, putaran roda kasar saat diputar manual, kemudi terasa berat sebelah. Laher roda yang rusak TIDAK BISA diperbaiki, harus diganti baru (Astra Honda), dan sebaiknya diganti satu set kiri dan kanan (bengkel yang dikutip GridOto). Biayanya bergantung posisi: roda belakang motor matic jauh lebih mahal karena harus bongkar CVT dan gardan. Tidak ada tarif resmi nasional, jadi angka berikut hanya contoh. Periksa setiap 4.000 km atau sesuai buku panduan pemilik (Astra Honda), sebagian dealer resmi menyarankan setiap 5.000 km atau 6 bulan.

Apa itu laher roda dan apa sebenarnya kerjanya

Laher, atau dalam istilah teknis bearing, adalah bantalan yang duduk di sumbu roda. Astra Honda menyebutnya komponen penghubung antara as roda dan tromol. Yamaha Deta, jaringan dealer resmi Yamaha, menjelaskan konstruksinya lebih rinci: bearing terdiri dari inner ring dan outer ring yang dipisahkan oleh bola-bola kecil, dengan inner ring terpasang pada poros roda sementara outer ring terpasang pada bodi roda. Bola-bola kecil itulah yang menopang beban dan mengarahkan gerak putar antara kedua cincin.

Fungsi utamanya, menurut Yamaha, adalah mengurangi gesekan antara bagian-bagian yang bergerak sehingga komponen dapat berputar dengan sedikit hambatan, mengurangi keausan, serta meminimalkan kerusakan akibat gesekan berlebihan. Yamaha menambahkan hal yang sering terlewat: laher juga berperan menjaga kestabilan dan keseimbangan kendaraan saat berjalan. Suzuki menyatakan hal senada, bahwa bearing berfungsi sebagai bantalan yang membantu roda berputar dengan halus dan berperan menerima beban dari putaran ban motor.

Jadi ketika laher aus, yang berkurang bukan cuma kehalusan putaran. Sumbu roda kehilangan presisinya, dan seluruh geometri kaki-kaki ikut bergeser sedikit demi sedikit. Itulah kenapa gejalanya bisa terasa seperti masalah lain, misalnya seperti setang oblak atau ban tidak seimbang, dan sering salah didiagnosis.

Untuk melengkapi gambaran, Yamaha menyebut ada beberapa jenis laher yang dipakai di motor: laher bola atau ball bearing yang paling umum dan biasanya digunakan pada roda depan dan belakang; laher rol atau roller bearing yang lebih mampu menahan beban berat dan sering dipakai pada komponen seperti crankshaft; laher jarum atau needle bearing yang dipakai di area dengan ruang sangat terbatas seperti transmisi; serta laher kerucut atau tapered bearing yang mampu menahan beban radial dan aksial dengan sangat baik dan sering digunakan pada roda depan motor berkapasitas besar. Artinya kata "laher" di motor Anda menunjuk banyak komponen sekaligus, dan yang dibahas di sini spesifik laher roda.

Ciri laher roda motor oblak yang bisa Anda kenali sendiri

Laher jarang mati mendadak. Ia memberi sinyal lebih dulu, dan sinyalnya konsisten disebut ketiga pabrikan.

Roda goyang saat digoyang. Ini tanda paling menentukan. Astra Honda menulisnya tanpa keraguan: pemeriksaan bisa dilakukan dengan cara menggoyangkan ban ke kiri dan kanan, dan jika roda terasa goyang atau oblak, maka bearing ban motor sudah rusak. Astra Otoshop merinci caranya sedikit lebih teknis, yaitu mendongkrak roda lalu memegang bagian atas dan bawah roda dan menggerakkannya ke kiri dan kanan atau ke atas dan bawah; kalau terasa ada celah atau goyangan, kemungkinan besar bearing sudah longgar atau aus.

Bunyi dengung yang makin keras seiring kecepatan. Suzuki menjelaskan bahwa bearing yang sudah aus tidak dapat berputar dengan mulus sehingga muncul gesekan yang menghasilkan suara dengung saat roda berputar, dan bunyi ini biasanya semakin jelas terdengar ketika motor melaju dengan kecepatan tertentu. Suzuki menegaskan lagi di bagian ciri-ciri bahwa bunyi dengung akan semakin keras ketika motor melaju lebih cepat, karena bearing yang rusak menghasilkan gesekan yang semakin besar seiring meningkatnya kecepatan putaran roda. Inilah pembeda paling berguna dari sumber bunyi lain: dengung laher naik turun mengikuti kecepatan, bukan mengikuti putaran mesin.

Suara keras dari roda depan saat melewati jalan rusak. Dalam artikel terpisah tentang laher roda yang terasa oleng, Suzuki menyebut munculnya suara keras yang biasanya berasal dari roda depan motor saat melewati jalanan yang rusak, dan apabila laju kecepatan motor semakin cepat maka suara keras akan terdengar lebih jelas. Bengkel yang dikutip GridOto menggambarkan bunyinya dari sudut lain: terdengar bunyi seperti setang oblak jika motor melewati jalan yang kurang rata.

Setang bergetar dan motor terasa tidak stabil. Suzuki menyebut bearing yang rusak sering menyebabkan getaran pada roda yang biasanya terasa pada bagian setang atau bodi motor, terutama ketika melaju dengan kecepatan tinggi. Jun Ahmad dari bengkel JRF Motor di Kapin, Kalimalang, Jakarta Timur, yang dikutip GridOto, menjelaskan kenapa: kalau bagian roda depan yang oblak, motor menjadi tidak stabil karena putaran roda yang ikut oblak berpengaruh ke setang motor. Fahrul, kepala bengkel AHASS Karang Motor di Tambun, menambahkan bahwa roda belakang memberi gejala serupa, yaitu motor terasa kurang stabil saat dikendarai.

Putaran roda terasa kasar atau tersendat. Suzuki memberi tes yang bisa Anda lakukan sekarang juga: putar roda saat motor dalam kondisi standar tengah. Roda yang sehat seharusnya berputar dengan halus, tetapi jika bearing bermasalah, putaran roda akan terasa kasar atau tersendat.

Kemudi terasa berat atau berat sebelah. Ini gejala yang paling sering dikira masalah komstir. Suzuki menyebut kemudi yang terasa berat saat dikendarai sebagai salah satu ciri, dengan kondisi stang berat sebelah yang menyebabkan setir susah digunakan untuk berbelok, dan penyebab yang paling mungkin adalah kerusakan pada bearing motor. Astra Honda mencatat gejala serupa sebagai akibat benturan keras, yaitu roda terasa oleng, pengendalian tidak stabil, dan stang sulit dibelokkan ke kiri dan ke kanan.

Bekas grease coklat di sekitar pelek. Ini petunjuk visual yang jarang disebut sumber lain. Menurut Jun Ahmad yang dikutip GridOto, pada laher yang oblak akan terlihat ada bekas seperti gemuk atau grease berwarna coklat menempel di sekitar pelek. Kalau Anda menemukan noda berminyak kecoklatan di dekat sumbu roda, itu pelumas bearing yang keluar karena sealnya sudah tidak rapat.

Hub roda terasa panas dan ban aus tidak merata. Astra Otoshop menyebut bearing yang rusak bisa menyebabkan gesekan berlebihan sehingga roda terasa berat saat diputar dan menghasilkan panas berlebih pada area hub roda, dan menyarankan memeriksa bearing kalau hub terasa panas abnormal setelah berkendara. Astra Otoshop juga menyebut keausan ban yang tidak merata pada satu sisi sebagai akibat roda yang tidak berputar sempurna pada porosnya. Suzuki mencatat hal yang sama, yaitu ban motor aus tidak merata. Kalau ban Anda botak sebelah tanpa sebab jelas, periksa laher sebelum menyalahkan tekanan angin, dan cara membaca pola aus serta usia ban dibahas terpisah di panduan arti kode dan usia ban motor.

Pengereman terasa bergetar. Astra Otoshop menjelaskan mekanismenya: jika bearing roda depan atau belakang oblak, piringan cakram atau tromol bisa ikut goyang sehingga pengereman terasa tidak rata atau bergetar. Suzuki menyebut bearing yang tidak terawat biasanya mengakibatkan kerusakan komponen rem cakram karena putaran roda yang tidak stabil.

Tes 30 detik di rumah sebelum ke bengkel

Sebelum mengeluarkan uang, Anda bisa menyaring dulu apakah masalahnya benar di laher dan ujung mana yang bermasalah. Semua langkah berikut tidak butuh alat khusus.

Satu, tes goyang. Tegakkan motor di standar tengah sehingga roda yang diperiksa menggantung. Pegang roda di posisi jam 12 dan jam 6, lalu goyangkan ke kiri dan kanan. Ulangi dengan memegang di posisi jam 3 dan jam 9 lalu goyangkan naik turun. Roda yang sehat terasa padat tanpa celah. Kalau ada speling, sekecil apa pun, itu sudah cukup untuk dicurigai, dan Astra Honda menyebutnya langsung sebagai tanda bearing rusak. Untuk roda belakang motor matic, motor perlu ditegakkan sehingga roda belakang menggantung, dan hal yang sama dilakukan.

Dua, tes putar. Masih di standar tengah, putar roda dengan tangan lalu dengarkan dan rasakan. Yang Anda cari adalah kekasaran, hentakan halus, atau bunyi gemeretak yang berulang setiap satu putaran. Suzuki menyebut roda sehat berputar dengan halus, sedangkan bearing bermasalah membuat putaran terasa kasar atau tersendat.

Tiga, tes dengar saat jalan. Cari jalan sepi dan aspal halus, lalu jalankan motor dalam beberapa kecepatan tetap sambil menutup gas sesekali. Yang Anda cari adalah pola bunyinya. Suzuki menyebut bunyi dengung dari roda biasanya semakin keras ketika motor melaju lebih cepat, karena bearing yang rusak menghasilkan gesekan yang semakin besar seiring meningkatnya kecepatan putaran roda. Jadi dengung yang berubah mengikuti laju motor, dan tetap terdengar saat gas ditutup sementara motor masih meluncur, layak dicurigai. Sebaliknya kalau bunyinya justru naik turun mengikuti bukaan gas, ada baiknya bagian penggerak ikut diperiksa sebelum memvonis laher roda.

Empat, cek hub dan pelek. Setelah berkendara agak jauh, sentuh area sumbu roda dengan hati-hati. Panas yang tidak wajar, seperti disebut Astra Otoshop, patut dicurigai. Sekalian periksa apakah ada noda gemuk kecoklatan di sekitar pelek seperti yang dijelaskan bengkel yang dikutip GridOto.

Kalau tes goyang bersih tetapi motor tetap terasa aneh Speling di roda bukan satu-satunya sumber ketidakstabilan. Setang yang berat sebelah bisa datang dari komstir, motor yang limbung bisa datang dari peredam kejut, dan getaran bisa datang dari pelek yang tidak balance. Gejala shock breaker yang lelah dan cara membedakannya kami bahas terpisah di artikel gejala shock breaker motor rusak. Kalau dua tes di atas bersih tetapi motor tetap terasa tidak beres, itu justru alasan yang baik untuk minta diagnosis di bengkel, bukan langsung membeli laher baru.

Kenapa laher roda cepat oblak

Penyebabnya hampir selalu bisa dilacak ke lima hal, dan empat di antaranya bisa Anda kendalikan.

Benturan keras di jalan rusak. Astra Honda menjelaskan bahwa saat motor melintasi jalan rusak, speed trap, atau lubang di kecepatan tinggi, bearing akan mendapat tekanan berlebih yang mengakibatkan kerusakan pada bentuk dan tingkat presisi bearing. Suzuki menyebut hal yang sama, bahwa benturan keras seperti menghantam lubang jalan atau trotoar bisa menyebabkan posisi bearing berubah atau bahkan merusak bagian dalamnya. Ini penyebab nomor satu di jalanan Indonesia, dan tidak ada laher merek apa pun yang kebal terhadapnya.

Karet pelindung getas sehingga air dan debu masuk. Astra Honda menyebut bahwa apabila karet tutup pelindung mulai getas atau rusak, bearing berpotensi kemasukan debu dan air, di mana debu yang masuk bisa mengganggu pergerakan bola baja dan air berpotensi membuat komponen cepat berkarat. Suzuki menambahkan bahwa air, debu, dan kotoran yang masuk membuat permukaan bearing menjadi tidak rata sehingga putaran roda tidak lagi halus, dan kondisi ini sering terjadi pada motor yang sering melewati jalan berlumpur atau banjir. Astra Otoshop menyarankan menghindari genangan air yang bisa merusak kalau seal-nya renggang dan rutin memeriksa kondisi seal.

Pelumasan yang berkurang. Suzuki menjelaskan bahwa jika pelumas di dalam bearing mulai berkurang atau mengering, gesekan antar komponen meningkat sehingga roda dapat mengeluarkan bunyi dengung atau bahkan suara kasar saat berputar. Yamaha Deta menyarankan pemelumasan rutin dengan gemuk pelumas yang sesuai, dengan catatan membersihkan area sekitar bearing terlebih dahulu agar tidak terjadi kontaminasi yang justru merusak.

Beban berlebih. Yamaha menyebut beban berlebih pada motor dapat mempercepat keausan laher, dan menyarankan tidak membawa beban yang melebihi kapasitas motor. Yamaha Deta menegaskan hal yang sama dengan istilah overload dan meminta pemilik tidak melampaui batas beban maksimum yang disarankan pabrikan.

Pemasangan yang tidak presisi. Suzuki menyebut bunyi dengung juga bisa disebabkan pemasangan bearing yang kurang presisi, sehingga putaran roda tidak stabil dan menimbulkan suara tidak normal. Astra Honda memperingatkan konsekuensinya lebih keras: kesalahan pemasangan akan membuat kondisi motor jadi makin parah dan biaya yang dikeluarkan tentu jadi lebih besar. Ini alasan kuat untuk tidak memaksakan pasang sendiri dengan palu dan obeng, sekalian alasan memilih bengkel dengan teliti, yang kami bahas di panduan cara memilih bengkel motor.

Faktor terakhir yang tidak bisa dilawan adalah usia. Suzuki menyebut motor yang mengalami kerusakan bearing biasanya karena sering melewati jalanan rusak, jarang dirawat, atau karena usia motor yang sudah tua, dan menambahkan ciri khas motor tua berupa clearance atau jarak bersih antara bola baja dan race ball yang sudah sangat tinggi. Yamaha Deta juga menyebut umur pemakaian yang sudah lama sebagai penyebab, karena bearing mengalami keausan alami seiring penggunaan yang intensif dan berkelanjutan.

Bahaya kalau dibiarkan, dan kenapa taruhannya besar

Bagian ini yang membuat laher berbeda dari komponen "nanti saja" lainnya. Kerusakannya menular ke komponen lain yang jauh lebih mahal.

Suzuki merinci efek berantainya dalam artikel tentang laher yang terasa oleng: komponen yang paling mudah terkena adalah tromol, karena saat roda motor rusak sementara posisi rem tetap lurus, kampas rem akan menggigit tromol di satu bagian saja. Selain itu, menurut Suzuki, rantai dan gir motor akan menjadi cepat aus dan ban motor habis tidak merata. Dalam artikel terpisah, Suzuki menyebut bearing yang rusak dapat memengaruhi komponen di sekitarnya seperti as roda dan velg, dan jika dibiarkan terlalu lama kerusakannya bisa menyebar sehingga biaya perbaikan menjadi lebih mahal.

Astra Otoshop menyebutkan risiko terburuknya secara eksplisit: bearing yang rusak bisa berakibat fatal, seperti roda terkunci saat berkendara atau bahkan lepas dari porosnya. Astra Honda menyampaikannya dengan kalimat berbeda tetapi arah yang sama, bahwa gejala oleng akibat bearing rusak tidak cuma dirasakan pengendara tetapi juga penumpang belakang, dan bahwa kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan. Suzuki menutupnya dengan catatan bahwa dalam kondisi lebih parah bearing yang rusak dapat menyebabkan roda tidak berputar dengan normal sehingga mengganggu kestabilan, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi atau bermanuver.

Hitung-hitungannya jadi mudah kalau Anda menaruh daftar itu berdampingan. Satu contoh harga komponen yang dikutip GridOto, yaitu bearing roda belakang Yamaha NMAX sekitar Rp34 ribuan, berada jauh di bawah biaya mengganti tromol, velg, as roda, gir, dan rantai, yaitu justru komponen-komponen yang menurut Suzuki ikut rusak kalau laher oblak dibiarkan. Menunda penggantian laher bukan penghematan, melainkan menukar biaya kecil hari ini dengan biaya besar beberapa bulan lagi, ditambah risiko keselamatan yang tidak bisa diuangkan.

Laher rusak tidak bisa diservis, dan sebaiknya diganti satu set

Ini pembeda paling penting antara laher dan komponen kaki-kaki lain. Peredam kejut yang bocor masih sering bisa diselamatkan dengan ganti seal dan oli. Laher tidak. Astra Honda menyatakannya lugas: bearing roda sepeda motor yang rusak tidak bisa diperbaiki, jadi bila mengalami kerusakan maka harus segera diganti dengan yang baru. Jun Ahmad dari bengkel JRF Motor yang dikutip GridOto mengatakan hal yang sama dari sisi bengkel, bahwa bearing roda motor yang oblak sudah wajib diganti baru.

Jadi kalau ada yang menawarkan "servis laher" atau menyuntikkan gemuk ke bearing yang sudah oblak, perlakukan itu sebagai penundaan, bukan perbaikan. Menambah pelumas ke bola baja yang permukaannya sudah tidak rata tidak mengembalikan presisi yang hilang.

Ada satu praktik lagi yang layak Anda ketahui sebelum menawar harga. Fahrul, kepala bengkel AHASS Karang Motor di Tambun yang dikutip GridOto, menyebut bahwa penggantian bearing roda harus berbarengan kiri dan kanan atau satu set, dan menambahkan bahwa proses penggantiannya juga harus benar agar umur bearing bisa bertahan lebih lama. Alasannya masuk akal: kedua sisi bekerja berpasangan dan sudah menempuh jarak yang sama, jadi mengganti satu sisi saja berarti menyisakan sisi lain yang akan menyusul rusak dalam waktu dekat, dan Anda membayar ongkos bongkar pasang dua kali.

Soal pilihan komponen, Astra Honda menyarankan memakai Honda Genuine Part yang kualitasnya sudah teruji, dan menjelaskan bahwa low friction bearing Honda Genuine Parts memakai material cage berbahan polyamide berkualitas tinggi, bukan metal, sehingga tingkat gesekannya rendah dan putarannya lebih lancar. Suzuki juga menyarankan mengganti dengan sparepart original bawaan pabrik yang dibeli di bengkel resmi dan terpercaya. Astra Otoshop menekankan hal yang lebih umum, yaitu selalu memakai bearing yang sesuai spesifikasi motor dan memastikan pemasangan dilakukan oleh teknisi berpengalaman. Cara membedakan komponen orisinal dari yang bukan kami bahas terpisah di artikel sparepart motor ori, KW, dan aftermarket.

Kisaran biaya ganti laher roda: depan murah, belakang tidak

Di sini Anda mungkin mengharap satu angka pasti. OtoTerkini tidak memberikannya, dan alasannya justru berguna: tidak ada tarif resmi nasional untuk penggantian laher roda. Ongkosnya ditentukan tiap bengkel, dan harga komponennya berbeda menurut model motor. Yang bisa dinyatakan jujur adalah polanya dan contoh angkanya, dan itu sudah cukup untuk menilai apakah penawaran yang Anda terima wajar.

Pola yang paling penting: laher roda depan jauh lebih murah dipasang daripada laher roda belakang motor matic, dan selisihnya besar. Iman Maliki, Service Advisor bengkel resmi Yamaha Era Motor Pasar Minggu, yang dikutip GridOto pada 26 Agustus 2025, memberi contoh untuk Yamaha NMAX.

Pekerjaan (contoh untuk Yamaha NMAX, per GridOto)Angka yang disebutkan
Jasa ganti bearing as roda belakangsekitar Rp150 ribuan
Jasa ganti bearing roda depan (motor yang sama)Rp30 ribu
Harga bearing roda belakang NMAXsekitar Rp34 ribuan
Alternatif bengkel spesialis: bongkar pasang CVTRp40 ribu
Alternatif bengkel spesialis: bongkar pasang roda belakang dan gear rasioRp50 ribu
Total jasa di bengkel spesialis tersebutRp90 ribu

Angka bengkel spesialis itu disebutkan Muhammad Faiz, pemilik bengkel spesialis motor matic D'kutic di daerah Kebagusan, Jakarta Selatan, kepada GridOto. Perlu ditegaskan, semua angka di tabel itu adalah kondisi di bengkel tertentu pada satu waktu untuk satu model motor, bukan tarif baku, dan harga bearing belum termasuk di angka jasa.

Kenapa roda belakang jauh lebih mahal? Iman Maliki menjelaskannya: kalau mengganti bearing as roda belakang di motor matic itu bongkar semua, mulai dari CVT, knalpot, sampai roda dicopot, karena komponen yang memperingan putaran roda belakang ini berada di dalam gardan. Jadi yang Anda bayar bukan lahernya, melainkan waktu kerja untuk membongkar setengah bagian belakang motor. Karena pekerjaannya menyentuh gardan, ini juga momen paling masuk akal untuk sekalian mengganti oli gardan, yang perannya dijelaskan di artikel oli gardan motor matic. Kalau CVT-nya sekalian dibuka, gunakan kesempatan itu untuk memeriksa kondisinya seperti diuraikan di panduan cara kerja dan perawatan CVT motor matic.

Untuk memperkirakan beban komponen habis pakai seperti ini dalam setahun, bersama servis berkala dan ban, gunakan kalkulator biaya kepemilikan kendaraan supaya angkanya terlihat utuh, bukan sepotong-sepotong.

Membaca kode laher supaya tidak salah beli

Kalau Anda ingin membeli sendiri lahernya lalu membawanya ke bengkel, kode di badan bearing adalah satu-satunya patokan yang aman. Astra Otoshop menjelaskan bahwa kode bearing umumnya mengikuti standar ISO dan bisa dibaca per bagian.

Digit pertama menunjukkan jenis bearing. Menurut Astra Otoshop, angka 6 secara umum berarti Deep Groove Ball Bearing atau bearing bola alur dalam, tipe yang paling sering digunakan di roda motor karena efektif menahan beban radial maupun aksial.

Digit kedua menunjukkan seri dimensi atau kekuatannya. Angka 2 menandakan bearing seri ringan yang cocok untuk beban sedang, contohnya 6201 atau 6202. Angka 3 menandakan seri sedang atau berat yang didesain menahan beban lebih besar, contohnya 6301 atau 6302.

Dua digit terakhir adalah kode diameter dalam, yaitu lubang tempat as roda masuk. Astra Otoshop menyebut untuk kode 04 ke atas cukup dikalikan 5 untuk mendapatkan ukuran dalam milimeter, misalnya 04 berarti 20 mm dan 05 berarti 25 mm. Untuk empat kode awal ada pengecualian: 00 berarti 10 mm, 01 berarti 12 mm, 02 berarti 15 mm, dan 03 berarti 17 mm. Jadi kode 6201 berarti deep groove ball bearing seri ringan dengan diameter dalam 12 mm, sedangkan 6301 berarti deep groove ball bearing seri sedang atau berat dengan diameter dalam yang sama 12 mm.

Huruf di belakang angka adalah suffix yang menunjukkan fitur khusus. Astra Otoshop menjelaskan ZZ atau 2Z berarti bearing punya dua pelindung logam di kedua sisi untuk mencegah debu dan kotoran masuk; RS atau 2RS berarti ada satu atau dua seal karet yang memberi perlindungan lebih baik terhadap air dan kotoran sekaligus menjaga pelumas di dalamnya; sedangkan C3 menunjukkan toleransi celah internal yang sedikit lebih besar dari standar, penting untuk aplikasi di mana bearing mungkin mengalami pemuaian karena panas.

Untuk gambaran nyata, Astra Otoshop mendaftar kode bearing beberapa motor populer sebagai referensi umum, misalnya Honda BeAT, Honda Vario, Honda Scoopy, dan Yamaha Mio yang memakai 6301 di depan dan 6203 di roda belakang, sedangkan Honda PCX 150 atau 160 serta Yamaha NMAX 155 dan Aerox 155 memakai 6201 dan 6001 di depan dengan 6204 di belakang. Astra Otoshop sendiri mengingatkan bahwa daftar itu untuk referensi umum, dan menyarankan Anda selalu mengecek kembali kode asli di bearing lama atau manual servis motor Anda untuk memastikan akurasi. Saran itu penting karena satu nama model bisa punya beberapa generasi dengan spesifikasi berbeda.

Merawat laher supaya tidak cepat oblak

Laher tidak punya jadwal ganti pasti seperti oli, tetapi punya jadwal pemeriksaan. Astra Honda menyarankan pemeriksaan setiap 4.000 km atau sesuai buku panduan pemilik sepeda motor. Yamaha Deta menyarankan memeriksa kondisi bearing setiap 5.000 km atau setiap 6 bulan sekali, dan mengecek apakah ada tanda kerusakan seperti bunyi berisik, getaran yang tidak normal, atau kebocoran pelumas. Dua angka itu berbeda karena memang tidak ada standar tunggal, jadi ambil yang lebih rapat dan cocokkan dengan buku pedoman unit Anda.

Selebihnya, langkah pencegahan yang disebut ketiga pabrikan bermuara pada hal yang sama dan semuanya gratis. Hindari menghantam lubang jalan dan trotoar, seperti diingatkan Suzuki dan Astra Honda. Bersihkan motor setelah melewati jalan berlumpur atau basah supaya kotoran tidak masuk ke komponen roda, saran Suzuki. Periksa kondisi karet tutup pelindung dan seal secara berkala, karena Astra Honda dan Astra Otoshop sama-sama menunjuk seal yang getas sebagai pintu masuk debu dan air. Jangan membawa beban melebihi kapasitas, sesuai peringatan Yamaha. Dan jadikan pemeriksaan kaki-kaki bagian dari servis motor rutin, bukan agenda darurat, karena Suzuki menyebut servis rutin membantu mendeteksi masalah pada roda sejak dini.

Satu catatan tambahan untuk Anda yang sedang menimbang motor bekas. Laher yang oblak tidak selalu terasa saat test ride singkat di jalan mulus, tetapi langsung ketahuan lewat tes goyang yang butuh sepuluh detik di standar tengah. Masukkan tes itu ke daftar periksa Anda, bersama komponen kaki-kaki lain yang diuraikan di panduan beli motor bekas. Menemukannya sebelum membayar jauh lebih baik daripada menemukannya setelah motor jadi milik Anda.

Menutup semuanya, urusan laher roda bisa diringkas jadi tiga hal. Pertama, kenali gejalanya sejak awal: roda goyang saat digoyang, dengung yang naik mengikuti kecepatan, setang bergetar, putaran roda kasar, kemudi berat sebelah, dan noda gemuk kecoklatan di sekitar pelek. Kedua, jangan berharap bisa diservis, karena Astra Honda menegaskan komponen ini tidak bisa diperbaiki dan harus diganti baru, sebaiknya satu set kiri dan kanan. Ketiga, tanyakan rincian ongkosnya di muka, terutama untuk roda belakang motor matic yang menuntut bongkar CVT dan gardan sehingga jasanya bisa berkali lipat dari roda depan. Kalau Anda ingin memeriksa komponen kaki-kaki lain yang sering memberi gejala mirip, telusuri artikel perawatan lainnya di OtoTerkini.

TR
Tim Redaksi OtoTerkiniRedaksi. Redaksi OtoTerkini menyusun konten katalog, harga, dan review data-assisted dengan merujuk sumber resmi produsen (APM) serta situs pemerintah untuk data pajak. Kami mencantumkan tautan sumber pada setiap angka yang ditampilkan.

Sumber

  1. PT Astra Honda Motor, Pentingnya Merawat Bearing Roda Sepeda Motor, 08 Februari 2021 (bearing adalah komponen penghubung antara as roda dan tromol; kerusakan bearing berpotensi menimbulkan bahaya karena ban terasa oleng dan motor sulit dikendalikan, gejala oleng dirasakan pengendara maupun penumpang belakang; lakukan pemeriksaan setiap 4000 KM atau sesuai buku panduan pemilik; goyangkan ban ke kiri dan kanan, jika roda terasa goyang atau oblak maka bearing sudah rusak; bearing roda sepeda motor yang rusak TIDAK BISA DIPERBAIKI dan harus segera diganti baru; melintasi jalan rusak, speed trap, atau lubang di kecepatan tinggi membuat bearing mendapat tekanan berlebih yang merusak bentuk dan presisinya sehingga roda oleng, pengendalian tidak stabil, dan stang sulit dibelokkan; karet tutup pelindung yang getas atau rusak membuat debu dan air masuk, debu mengganggu pergerakan bola baja dan air membuat komponen cepat berkarat; disarankan memakai Honda Genuine Part dengan cage berbahan polyamide berkualitas tinggi bukan metal; kesalahan pemasangan membuat kondisi motor makin parah dan biaya lebih besar)
  2. PT Suzuki Indomobil Sales, Laher Roda Motor Terasa Oleng, Ini Cara Mengatasinya, 23 Juli 2020 (bearing roda berfungsi menerima beban dari putaran ban motor; ciri laher rusak: suara keras dari roda depan saat melewati jalanan rusak dan makin jelas saat kecepatan bertambah, kemudi terasa bergetar, roda depan bergoyang sehingga laju motor tidak stabil, clearance bola baja dan race ball sangat tinggi pada motor tua, kemudi terasa berat dan stang berat sebelah sehingga susah berbelok; penyebab: sering melewati jalanan rusak, jarang dirawat, usia motor tua, tutup pelindung karet rusak sehingga debu dan air masuk dan komponen cepat berkarat; bahaya: tromol terkena karena kampas rem menggigit di satu bagian, rantai dan gir cepat aus, ban habis tidak merata, risiko kecelakaan tinggi; memperbaiki laher rusak cukup sulit dan perlu keahlian khusus sehingga sebaiknya dibawa ke bengkel; disarankan mengganti dengan sparepart original bawaan pabrik dari bengkel resmi; bearing yang tidak terawat mengakibatkan kerusakan komponen rem cakram karena putaran roda tidak stabil)
  3. PT Suzuki Indomobil Sales, Roda Motor Berdengung, Waspadai Kerusakan Bearing, 23 Maret 2026 (bearing berfungsi sebagai bantalan yang membantu roda berputar dengan halus; penyebab dengung: bearing mulai aus, kurangnya pelumasan sehingga gesekan meningkat, bearing terkena air dan kotoran terutama pada motor yang sering melewati jalan berlumpur atau banjir, benturan keras seperti menghantam lubang jalan atau trotoar, serta pemasangan bearing yang kurang presisi; ciri lain: getaran pada roda yang terasa di setang atau bodi terutama di kecepatan tinggi, putaran roda terasa kasar atau tersendat saat diputar di standar tengah, bunyi semakin keras saat kecepatan meningkat; risiko: kerusakan komponen lain seperti as roda dan velg sehingga biaya perbaikan lebih mahal, kenyamanan menurun, dan risiko kecelakaan karena roda tidak berputar normal; solusi: periksa kondisi bearing dan ganti bila aus, bersihkan area roda, lakukan servis berkala; tips: hindari menghantam lubang jalan, bersihkan motor setelah melewati jalan kotor, periksa roda secara berkala)
  4. PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., Bearing Motor Rusak? Kenali Gejala & Cara Merawatnya, 31 Juli 2024 (laher berfungsi menopang poros roda atau komponen berputar lain dan mengurangi gesekan sehingga mengurangi keausan; laher juga menjaga kestabilan dan keseimbangan kendaraan saat berjalan; jenis laher: laher bola atau ball bearing yang paling umum dan biasanya digunakan pada roda depan dan belakang, laher rol atau roller bearing untuk beban lebih berat seperti pada crankshaft, laher jarum atau needle bearing untuk ruang terbatas seperti transmisi, laher kerucut atau tapered bearing yang menahan beban radial dan aksial dan sering dipakai pada roda depan motor berkapasitas besar; tips perawatan: rutin memeriksa kondisi laher, pelumasan yang tepat sesuai rekomendasi pabrikan, hindari beban berlebih, bersihkan berkala, ganti sesuai jadwal pabrikan; tanda perlu diganti: suara berisik atau dengungan, getaran berlebih, dan kehilangan stabilitas)
  5. Yamaha Deta (jaringan dealer resmi Yamaha), Waktu Terbaik Ganti Bearing Roda dan Penyebab Kerusakannya, 15 Februari 2024 (bearing terdiri dari inner ring dan outer ring yang dipisahkan bola-bola kecil, inner ring terpasang pada poros roda dan outer ring pada bodi roda; tanda harus diganti: suara berdecit atau berdengung saat roda berputar, getaran tidak normal, kebocoran pelumas pada bearing; penyebab utama kerusakan adalah kurangnya perawatan dan usia pemakaian yang sudah lama, serta kualitas bearing yang dipasang; tips perawatan: berikan gemuk pelumas secara rutin setelah membersihkan area sekitar bearing, cek kondisinya setiap 5000 km atau 6 bulan, dan hindari overload atau beban melebihi batas maksimum yang disarankan pabrikan)
  6. Astra Otoshop, Kode Bearing Roda Semua Motor dan Cara Memilihnya, 04 Agustus 2025 (kode bearing mengikuti standar ISO; digit pertama angka 6 berarti Deep Groove Ball Bearing; digit kedua angka 2 berarti seri ringan untuk beban sedang dan angka 3 berarti seri sedang atau berat; dua digit terakhir adalah kode diameter dalam dengan 00 = 10 mm, 01 = 12 mm, 02 = 15 mm, 03 = 17 mm, dan 04 ke atas dikalikan 5 sehingga 04 = 20 mm dan 05 = 25 mm; suffix ZZ atau 2Z berarti dua pelindung logam, RS atau 2RS berarti satu atau dua seal karet, C3 berarti celah internal sedikit lebih besar dari standar; contoh kode: Honda BeAT, Vario, Scoopy dan Yamaha Mio memakai 6301 depan dan 6203 belakang, Honda PCX 150/160 memakai 6201 depan dan 6204 belakang, Yamaha NMAX 155 dan Aerox 155 memakai 6201 dan 6001 depan dengan 6204 belakang, dengan catatan daftar ini referensi umum dan pembaca disarankan mengecek kode asli di bearing lama atau manual servis; ciri bearing harus diganti: suara mendengung atau gemuruh, roda terasa oblak saat digoyang kiri kanan dan atas bawah, setang bergetar, pengereman tidak optimal atau bergetar karena cakram atau tromol ikut goyang, roda seret atau panas berlebihan pada hub, ban aus tidak merata; risiko fatal berupa roda terkunci saat berkendara atau lepas dari porosnya; hindari genangan air bila seal renggang, rutin periksa seal, pilih bearing berkualitas, dan pastikan pemasangan oleh teknisi berpengalaman)
  7. GridOto.com, Pemilik Motor Wajib Tahu, Begini Ciri-Ciri Bearing Roda Oblak (mengutip Jun Ahmad dari bengkel JRF Motor di Kapin, Kalimalang, Jakarta Timur: bearing roda motor yang oblak sudah wajib diganti baru; ciri roda depan oblak adalah motor menjadi tidak stabil karena putaran roda yang oblak berpengaruh ke setang, terlihat bekas seperti gemuk atau grease berwarna coklat menempel di sekitar pelek, dan terdengar bunyi seperti setang oblak saat melewati jalan yang kurang rata; mengutip Fahrul, kepala bengkel AHASS Karang Motor di Tambun: roda belakang memberi gejala serupa berupa motor kurang stabil, dan penggantian bearing roda harus berbarengan kiri dan kanan atau satu set, dengan proses penggantian yang harus benar agar umur bearing lebih lama)
  8. GridOto.com, Jangan Kaget, Semahal Ini Biaya Ganti Bearing Roda Belakang Motor Matic (26 Agustus 2025; bearing roda belakang termasuk komponen fast moving; mengutip Iman Maliki, Service Advisor bengkel resmi Yamaha Era Motor Pasar Minggu: pergantian bearing as roda belakang Yamaha NMAX sekitar Rp 150 ribuan untuk jasanya, sedangkan jasa pergantian bearing roda depan pada motor yang sama hanya Rp 30 ribu, di luar pembelian bearing; bearing roda belakang Yamaha NMAX dijual sekitar Rp 34 ribuan; mengganti bearing as roda belakang motor matic berarti bongkar semua mulai dari CVT, knalpot sampai roda dicopot karena part berada di dalam gardan; mengutip Muhammad Faiz, Owner bengkel spesialis motor matic D'kutic di Kebagusan Jakarta Selatan: ongkos bongkar pasang CVT Rp 40 ribu dan bongkar pasang roda belakang serta gear rasio Rp 50 ribu, total biaya jasa Rp 90 ribu)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa ciri laher roda motor sudah oblak?
Tanda paling menentukan adalah roda yang terasa goyang saat digoyang. Astra Honda menyebut pemeriksaan bisa dilakukan dengan menggoyangkan ban ke kiri dan kanan, dan jika roda terasa goyang atau oblak maka bearing ban motor sudah rusak. Gejala pendampingnya menurut Suzuki adalah bunyi dengung yang semakin keras seiring bertambahnya kecepatan, getaran yang terasa pada setang atau bodi terutama di kecepatan tinggi, putaran roda yang terasa kasar atau tersendat saat diputar manual di standar tengah, serta kemudi yang terasa berat atau berat sebelah sehingga sulit dibelokkan. Astra Otoshop menambahkan hub roda yang terasa panas abnormal, ban aus tidak merata, dan pengereman yang bergetar karena cakram atau tromol ikut goyang.
Apakah laher roda motor bisa diservis atau harus diganti?
Harus diganti. Astra Honda menyatakannya lugas bahwa bearing roda sepeda motor yang rusak tidak bisa diperbaiki, jadi bila mengalami kerusakan maka harus segera diganti dengan yang baru. Jun Ahmad dari bengkel JRF Motor yang dikutip GridOto menyampaikan hal yang sama, bahwa bearing roda motor yang oblak sudah wajib diganti baru. Ini berbeda dari peredam kejut yang bocor dan masih sering bisa diselamatkan dengan ganti seal serta oli. Menambahkan gemuk ke laher yang sudah oblak hanya menunda, bukan memperbaiki, karena presisi bola baja dan lintasannya sudah hilang.
Berapa biaya ganti laher roda motor?
Tidak ada tarif resmi nasional, jadi angka yang beredar hanyalah contoh dari bengkel tertentu. GridOto pada 26 Agustus 2025 mengutip Iman Maliki, Service Advisor bengkel resmi Yamaha Era Motor Pasar Minggu, yang menyebut jasa penggantian bearing as roda belakang Yamaha NMAX sekitar Rp150 ribuan, sedangkan jasa untuk roda depan pada motor yang sama hanya Rp30 ribu, dengan harga bearing roda belakangnya sendiri sekitar Rp34 ribuan di luar ongkos jasa. Sebagai pembanding, Muhammad Faiz dari bengkel spesialis matic D'kutic di Kebagusan menyebut ongkos bongkar pasang CVT Rp40 ribu ditambah bongkar pasang roda belakang dan gear rasio Rp50 ribu, sehingga total jasanya Rp90 ribu. Bandingkan beberapa bengkel dan sesuaikan dengan model motor Anda.
Kenapa ganti laher roda belakang motor matic lebih mahal?
Karena pekerjaannya jauh lebih panjang. Iman Maliki dari bengkel resmi Yamaha Era Motor Pasar Minggu yang dikutip GridOto menjelaskan bahwa mengganti bearing as roda belakang di motor matic berarti bongkar semua, mulai dari CVT, knalpot, sampai roda dicopot, karena komponen ini berada di dalam gardan. Jadi yang Anda bayar sebagian besar adalah waktu kerja untuk membongkar dan memasang kembali bagian belakang motor, bukan harga lahernya. Karena gardan sudah terbuka, ini juga momen yang masuk akal untuk sekalian mengganti oli gardan agar tidak membayar ongkos bongkar dua kali.
Apakah laher roda harus diganti sepasang kiri dan kanan?
Sebaiknya iya. Fahrul, kepala bengkel AHASS Karang Motor di Tambun yang dikutip GridOto, menyebut bahwa penggantian bearing roda harus berbarengan kiri dan kanan atau satu set, dan menambahkan bahwa proses penggantiannya juga harus benar agar umur bearing bisa bertahan lebih lama. Alasannya praktis: kedua sisi bekerja berpasangan dan sudah menempuh jarak tempuh yang sama, sehingga mengganti satu sisi saja menyisakan sisi lain yang akan menyusul rusak. Karena ongkos jasanya didominasi pekerjaan bongkar pasang, mengganti sepasang sekaligus justru lebih hemat daripada dua kali kunjungan.
Berapa lama sekali laher roda motor harus diperiksa?
Astra Honda menyarankan pemeriksaan setiap 4.000 km atau sesuai buku panduan pemilik sepeda motor. Yamaha Deta, jaringan dealer resmi Yamaha, menyarankan pengecekan kondisi bearing setiap 5.000 km atau setiap 6 bulan sekali, sambil memeriksa apakah ada tanda kerusakan seperti bunyi berisik, getaran tidak normal, atau kebocoran pelumas. Dua angka ini berbeda karena memang tidak ada standar tunggal untuk umur pakai laher; yang menentukan adalah kondisi jalan, beban, dan perawatan. Ambil interval yang lebih rapat dan cocokkan dengan buku pedoman unit Anda, lalu segera periksa di luar jadwal begitu muncul gejala.
Apa arti kode 6301 atau 6204 pada laher motor?
Menurut Astra Otoshop, kode bearing mengikuti standar ISO dan bisa dibaca per bagian. Digit pertama menunjukkan jenis, dan angka 6 berarti Deep Groove Ball Bearing yang paling sering dipakai di roda motor. Digit kedua menunjukkan seri dimensi, di mana angka 2 berarti seri ringan untuk beban sedang dan angka 3 berarti seri sedang atau berat. Dua digit terakhir adalah kode diameter dalam: 00 berarti 10 mm, 01 berarti 12 mm, 02 berarti 15 mm, 03 berarti 17 mm, sedangkan untuk 04 ke atas cukup dikalikan 5, sehingga 04 berarti 20 mm. Jadi 6301 adalah deep groove ball bearing seri sedang dengan diameter dalam 12 mm. Huruf tambahan juga bermakna: ZZ atau 2Z berarti pelindung logam, RS atau 2RS berarti seal karet, dan C3 berarti celah internal sedikit lebih besar dari standar.