Harga OTR berubah beberapa kali setahun. Angka di atas berlaku pada periode di catatan; konfirmasi ke dealer resmi sebelum membeli. Selengkapnya.
Berapa harga Toyota Alphard sekarang?
Alphard dijual sebagai dua produk terpisah. New Alphard XE mulai Rp1.288.000.000 untuk tipe 2.5 XE CVT warna non premium, dengan basis OTR Jakarta Pusat. New Alphard Hybrid EV mulai Rp1.652.100.000 untuk tipe 2.5 G CVT, sedangkan tipe 2.5 Hybrid EV CVT warna premium menyentuh Rp1.741.000.000, dengan basis OTR Jakarta, Bekasi, dan Banten.
Daftar harga Toyota Alphard per varian (OTR Jakarta)
| Varian | Harga OTR | Tanggal ambil | Sumber |
|---|---|---|---|
| 2.5 XE CVT (Non Premium Color) | Rp 1.288.000.000 Rp 1288 juta | Toyota Astra Motor | |
| 2.5 XE CVT (Premium Color) | Rp 1.291.500.000 Rp 1291,5 juta | Toyota Astra Motor | |
| 2.5 G CVT (Non Premium Color) | Rp 1.652.100.000 Rp 1652,1 juta | Toyota Astra Motor | |
| 2.5 G CVT (Premium Color) | Rp 1.655.600.000 Rp 1655,6 juta | Toyota Astra Motor | |
| 2.5 Hybrid EV CVT (Non Premium Color) | Rp 1.737.400.000 Rp 1737,4 juta | Toyota Astra Motor | |
| 2.5 Hybrid EV CVT (Premium Color) | Rp 1.741.000.000 Rp 1741 juta | Toyota Astra Motor |
Setiap angka di tabel diambil langsung dari daftar harga resmi Toyota Astra Motor pada tanggal yang tertera. Harga di luar OTR Jakarta berbeda karena pajak daerah dan biaya pengiriman.

Foto: Toyota Alphard 2.5 HEV generasi AH40 oleh Chanokchon / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0
Apa beda Alphard XE dan Alphard Hybrid EV?
XE adalah tipe pembuka yang harganya paling terjangkau dengan mesin bensin dan kelengkapan yang lebih ringkas. Alphard Hybrid EV menaungi tipe 2.5 G bensin dan tipe 2.5 Hybrid EV, dan keduanya membawa Toyota Safety Sense 3.0 serta power backdoor dengan perintah suara.
Berapa tenaga sistem hybrid Alphard?
Tipe Hybrid EV memakai mesin A25A-FXS bertenaga 140 kW atau 190 PS dengan torsi 239 Nm, dipadukan motor listrik 134 kW atau 182 PS bertorsi 270 Nm. Total tenaga sistemnya 184 kW atau 250 PS, disalurkan lewat transmisi CVT ke roda depan.
Berapa pajak progresif Alphard kalau jadi mobil kedua?
Di DKI Jakarta tarif PKB kepemilikan pertama 2 persen, kedua 3 persen, ketiga 4 persen, keempat 5 persen, lalu 6 persen untuk kelima dan seterusnya. Karena dasar pengenaannya nilai jual kendaraan, kenaikan satu tingkat saja sudah berarti belasan juta rupiah per tahun di kelas Alphard.
Spesifikasi Toyota Alphard
| Mesin bensin | 2AR-FE 2.5 liter, 134 kW/182 PS, torsi 235 Nm |
| Mesin hybrid | A25A-FXS 2.5 liter, 140 kW/190 PS, torsi 239 Nm |
| Motor listrik | 134 kW/182 PS, torsi 270 Nm |
| Total tenaga sistem hybrid | 184 kW/250 PS |
| Transmisi | CVT |
| Dimensi | 5.010 x 1.850 x 1.945 mm |
| Jarak sumbu roda | 3.000 mm |
| Suspensi | MacPherson strut depan, double wishbone belakang |
| Ban | 225/55 R19 |
| Garansi baterai hybrid | 8 tahun atau 160.000 km |
Bacaan terkait Toyota Alphard
- Toyota Alphard: banderol, tipe, dan ongkos kepemilikannya
- Cara hitung pajak progresif kendaraan kedua dan seterusnya
- Mobil hybrid adalah: cara kerja dan bedanya dengan EV murni
Sumber Harga dan Spesifikasi
- Toyota Astra Motor, New Alphard XE (2.5 XE CVT Non Premium Color Rp1.288.000.000 dan Premium Color Rp1.291.500.000, Harga OTR Jakarta Pusat per 1 Juli 2026, unit spot order indent minimal 3 bulan), dibaca 11 September 2026
- Toyota Astra Motor, New Alphard Hybrid EV (2.5 G CVT Non Premium Color Rp1.652.100.000 dan Premium Color Rp1.655.600.000, 2.5 Hybrid EV CVT Non Premium Color Rp1.737.400.000 dan Premium Color Rp1.741.000.000, Harga OTR DKI Jakarta, Bekasi, Banten per 1 Juli 2026; dimensi 5.010 x 1.850 x 1.945 mm, wheelbase 3.000 mm; mesin 2AR-FE 134 kW/182 PS torsi 235 Nm, mesin A25A-FXS 140 kW/190 PS torsi 239 Nm, motor 134 kW/182 PS torsi 270 Nm, total sistem 184 kW/250 PS, transmisi CVT; suspensi strut depan dan double wishbone belakang, ban 225/55 R19, garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km), dibaca 11 September 2026
- Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, Pasal 10 (tarif PKB kepemilikan pertama dan progresif untuk kepemilikan berikutnya)